Aplikasi Edit Video Terbaik di HP dan Laptop (Gratis)

Kamu mau bikin konten Reels, video tugas kuliah, atau contoh karya untuk melamar posisi social media specialist, tapi bingung harus mulai dari aplikasi edit video yang mana. Pilihannya banyak, dan hampir semuanya mengaku "gratis". Masalahnya, ada yang baru ketahuan menempelkan watermark atau mengunci fitur penting setelah kamu capek mengedit satu jam.

Artikel ini membandingkan 7 aplikasi edit video yang bisa dipakai gratis di HP dan laptop. Semua data harga, batas ekspor, dan syarat perangkat dicek langsung dari App Store, Google Play, dan situs resmi tiap aplikasi pada 8 Oktober 2026. Di bagian akhir ada latihan singkat supaya hasil editanmu bisa langsung masuk portofolio.

Jawaban singkat

Untuk HP, mulai dari CapCut kalau kamu butuh template dan caption otomatis, atau VN kalau kamu mau ekspor tanpa watermark tanpa repot. Adobe Premiere versi HP juga gratis tanpa iklan dan watermark, dan sekarang ada di iPhone maupun Android. Pengguna iPhone atau Mac bisa pakai iMovie yang gratis penuh. Untuk laptop, DaVinci Resolve paling lengkap tapi butuh spesifikasi tinggi. Clipchamp jalan di browser dan bisa ekspor 1080p tanpa watermark, sedangkan Shotcut sepenuhnya gratis dan open source. Pilih satu, lalu latih dengan satu brief sampai selesai sebelum pindah aplikasi.

Perbandingan aplikasi edit video terbaik di HP dan laptop

Tabel di bawah merangkum hal yang paling sering bikin orang menyesal setelah memilih: perangkat yang didukung, apakah ada versi gratis, dan batasan versi gratisnya.

Tabel perbandingan 7 aplikasi edit video gratis di HP dan laptop: CapCut, VN, Adobe Premiere, iMovie, DaVinci Resolve, Clipchamp, Shotcut

Harga langganan di artikel ini adalah harga App Store Indonesia saat dicek. Di Google Play angkanya bisa beda, dan vendor aplikasi cukup sering mengubah harga. Kata "gratis" juga perlu dibaca hati-hati: kamu bisa mengedit dan mengekspor tanpa bayar, tapi fitur AI dan aset premium hampir selalu berbayar.

Aplikasi edit video di HP

CapCut

CapCut adalah aplikasi edit video paling populer di daftar ini. Di Google Play, unduhannya sudah melewati 1 miliar. Fiturnya lengkap untuk konten pendek: potong dan gabung klip, kecepatan 0,1x sampai 100x, keyframe, chroma key, caption otomatis, dan hapus latar video.

Menurut listing App Store CapCut, aplikasinya mendukung ekspor sampai 4K 60fps. Paket berbayarnya Standard (Rp75 ribu per bulan) dan Pro (Rp144 ribu per bulan). Halaman bantuan CapCut menyebut paket Pro membuka template premium, efek, transisi, dan penyimpanan cloud 100 GB.

Soal watermark, panduan resmi CapCut menjelaskan bahwa ekspor biasanya bersih. Logo CapCut muncul karena klip penutup (outro) dari template, jadi hapus klip itu di ujung timeline sebelum ekspor. Mengedit dari project kosong, bukan dari template, juga menghindari sebagian besar watermark.

VN Video Editor

VN cocok untuk kamu yang mau hasil rapi tanpa digoda template di setiap layar. Kalau harus memilih satu aplikasi untuk pemula yang cuma punya HP, kami akan mulai dari sini. Listing App Store VN menulis jelas "Free with No Watermark", dengan ekspor sampai 4K 60fps. Fiturnya mencakup timeline multi-track, subtitle otomatis, hapus latar, dan deteksi kata pengisi untuk video talking head.

Di App Store Indonesia, VN Pro dijual mulai Rp45 ribu dan kredit AI mulai Rp19 ribu. Untuk latihan dan konten media sosial, versi gratisnya sudah cukup. Di Google Play, VN sudah diunduh lebih dari 100 juta kali.

Adobe Premiere (versi HP)

Premiere, editor video andalan Adobe, sekarang punya versi HP untuk iPhone dan Android. Versi Android-nya bisa diunduh di Google Play.

Listing App Store Adobe Premiere menyebut semua fitur edit tersedia gratis, tanpa iklan dan tanpa watermark, termasuk ekspor 4K dan caption otomatis. Kamu baru perlu membayar kalau butuh kredit AI generatif Firefly. Paket bulanannya Rp129 ribu di App Store Indonesia. Versi iPhone butuh iOS 18 ke atas.

Kalau kamu menargetkan kerja di agensi atau tim kreatif, Premiere versi HP adalah cara murah untuk mengenal cara kerja ekosistem Adobe sebelum memakai versi desktopnya.

iMovie (iPhone, iPad, dan Mac)

Pengguna iPhone sebenarnya sudah punya editor yang cukup bagus. iMovie di App Store gratis, butuh iOS 17.6 ke atas, dan bisa ekspor sampai 4K 60fps. Ada 20 template storyboard dan 14 template trailer untuk pemula yang bingung menyusun urutan shot.

Project iMovie di iPhone bisa dipindah ke iMovie di Mac atau Final Cut Pro lewat AirDrop atau iCloud Drive. Kekurangannya, iMovie tidak ada di Android dan Windows.

Aplikasi edit video di laptop

CapCut Desktop

Kalau kamu sudah terbiasa dengan CapCut di HP, versi desktopnya memakai logika yang sama dengan layar lebih luas. Halaman resmi CapCut Desktop menyebut syarat minimal Windows 7 (disarankan Windows 10) atau macOS 10.14. Project yang disimpan di cloud CapCut bisa dibuka lagi di perangkat lain.

DaVinci Resolve

DaVinci Resolve adalah pilihan kalau kamu serius belajar editing, color grading, dan audio post. Versi gratisnya sudah mencakup edit, koreksi warna, efek visual dengan Fusion, dan audio. Edisi berbayarnya bernama DaVinci Resolve Studio, dan beberapa fitur seperti penghapusan bagian sunyi otomatis hanya ada di sana.

Resolve tersedia untuk Windows, Mac, dan Linux. Versi Mac di Mac App Store (versi 21.1 saat dicek) butuh Mac dengan chip Apple silicon, macOS 15 ke atas, dan RAM minimal 8 GB, atau 16 GB kalau memakai Fusion. Artinya, laptop lama dengan RAM kecil akan kewalahan.

Clipchamp

Clipchamp adalah editor milik Microsoft yang bisa dipakai lewat browser. Di halaman harga Clipchamp, Microsoft menyebut versi gratisnya bisa ekspor sampai 1080p tanpa watermark, cukup login dengan akun Microsoft pribadi. Ekspor 4K dan fitur premium masuk paket Microsoft 365 Personal atau Family.

Karena berjalan di browser, Clipchamp jadi pilihan aman untuk laptop kantor, laptop kampus, atau laptop yang tidak kuat menjalankan DaVinci Resolve.

Shotcut

Shotcut adalah editor video gratis dan open source untuk Windows, Mac, dan Linux. Tidak ada paket berbayar, jadi semua fitur yang ada bisa kamu pakai. Tampilannya lebih kaku dibanding CapCut, tapi cocok kalau kamu ingin software yang tidak bergantung pada akun dan langganan.

Cara memilih aplikasi edit video sesuai kebutuhan

Mulai dari perangkat yang kamu punya hari ini, lalu jenis video yang paling sering mau kamu buat. Dua pertanyaan itu biasanya sudah menyisakan dua atau tiga kandidat.

Panduan memilih aplikasi edit video berdasarkan perangkat: HP, laptop RAM kecil, standar industri, dan pengguna Apple

Kalau kamu menyiapkan diri untuk posisi social media specialist atau content creator, kemampuan edit video cuma salah satu bagian. Cek juga daftar tools social media specialist dan aplikasi penjadwal konten gratis supaya alur kerjamu lengkap dari edit sampai posting.

Yang sering salah saat memakai aplikasi edit video gratis

Latihan: bikin video portofolio pertama dengan brief

Rekruter jarang bertanya kamu pakai aplikasi apa. Mereka lebih ingin tahu apakah videomu menjawab kebutuhan klien. Jadi latihan yang paling terasa hasilnya adalah mengedit dari sebuah brief, dengan tujuan dan penonton yang jelas.

Alur bikin video portofolio dengan aplikasi edit video: baca brief, kumpulkan aset, rough cut, teks dan audio, ekspor, tulis studi kasus
  1. Ambil satu brief latihan di Portolabs Briefs, misalnya brief konten media sosial untuk brand fiktif.
  2. Catat tujuan video, target penonton, durasi, dan platformnya sebelum membuka aplikasi.
  3. Susun rough cut dulu, lalu tambahkan teks, musik, dan transisi.
  4. Ekspor, lalu tulis studi kasus singkat: masalah klien, keputusan edit yang kamu ambil, dan alasannya.

Proyek seperti ini sah dipakai sebagai isi portofolio selama kamu jujur menyebutnya proyek latihan. Baca penjelasannya di artikel fake project untuk portofolio. Setelah videonya jadi, pajang di halaman portofolio online. Langkahnya ada di panduan cara membuat portofolio online gratis.

FAQ

Aplikasi edit video apa yang gratis tanpa watermark? VN, Adobe Premiere versi HP, Clipchamp (sampai 1080p), dan Shotcut bisa ekspor tanpa watermark di versi gratisnya. CapCut juga biasanya bersih, asalkan kamu menghapus klip outro dari template sebelum ekspor.

Aplikasi edit video apa yang paling ringan untuk laptop? Clipchamp paling ringan karena berjalan di browser. Shotcut dan CapCut Desktop juga bisa jadi pilihan. DaVinci Resolve justru paling berat, dan versi Mac-nya butuh RAM minimal 8 GB.

Apakah CapCut Pro wajib untuk konten profesional? Tidak wajib. Versi gratis sudah cukup untuk memotong klip, menambah caption, dan mengekspor video media sosial. Pro berguna kalau kamu sering memakai template premium, efek berbayar, atau butuh penyimpanan cloud lebih besar.

Apakah Adobe Premiere di HP benar-benar gratis? Ya. Menurut listing resminya, fitur edit dan ekspor 4K gratis tanpa iklan dan watermark. Kamu hanya membayar kalau ingin kredit AI generatif Firefly.

Aplikasi edit video apa yang bagus untuk portofolio content creator? Aplikasi apa pun yang kamu kuasai sampai video selesai. Rekruter menilai hasil dan alasan di balik editanmu. Kalau masih ragu, mulai dari CapCut atau VN di HP, lalu belajar DaVinci Resolve saat laptopmu memadai.

Ringkasan

Pilihan aplikasi edit video bergantung pada perangkat dan tujuanmu. Di HP, CapCut dan VN paling praktis, Adobe Premiere memberi fitur setara aplikasi profesional tanpa watermark, dan iMovie gratis penuh untuk pengguna Apple. Di laptop, DaVinci Resolve paling lengkap untuk yang serius, Clipchamp aman untuk laptop berspesifikasi rendah, dan Shotcut gratis tanpa langganan. Setelah memilih, latih dengan satu brief sampai selesai, lalu pajang hasil dan catatan proses editmu di portofolio.